Zanexio

  • Full Screen
  • Wide Screen
  • Narrow Screen
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Free Download

Free download source code microcontroller, PLC ladder diagram, dll Klik di sini


Training

Zanexio juga menyediakan training PLC, microcontroller 8051 family, AVR maupun design web menggunakan joomla. Klik di sini


Project

Selain menyediakan training, zanexio juga menerima pesenan project, baik project tentang otomatisasi maupun project pembuatan web. ...Klik di sini...


Training Online

Training PLC Omron, MItsubishi dan Siemens online

Klik di sini

Blinking led using AVR

E-mail Print

Berikut adalah contoh sederhana blinking led menggunakan AVR. Bahasa pemograman yang di gunakan adalah bahasa C, sedangkan software yang di pakai adalah CodeVisionAVR. AVR yang kami gunakan adalah AVR ATMEGA8535.

#include<mega8535.h>
#include<delay.h>
#include<stdio.h>
void main()
{
while(1)
{
DDRA=0xff;  /* PORTA bit 0 s/d bit 7 di set menjadi output */
PORTA=0xff; /* Pin-pin PORTA (kaki-kaki IC AtTmega8535 no.40 s/d no.33) di beri nilai high (1) */
delay_ms(500); /* delay 0.5 detik */
PORTA=0;  /* Pin-pin PORTA (kaki-kaki IC AtTmega8535 no.40 s/d no.33) di beri nilai low (0) */
delay_ms(500); /* delay 0.5 detik */
}
}

Dasar input output Port AVR

E-mail Print

AVR saat ini lagi naik daun, ketimbang microcontroller Atmel 89Series, hal ini di sebabkan karena banyaknya fasilitas dan fitur yang ada pada microcontroller yang satu ini. Misalnya kebutuhan akan ADC, PWM, SRAM dan EEPROM, semua sudah tersedia pada AVR. Jadi tidak butuh lagi tambahan ADC, EEPROM Eksternal, sehingga kegunaan AVR lebih praktis dan efisien. di samping itu juga AVR mempunyai performance yang cukup bagus, karena AVR ini di design menggunakan teknology RISC (Reduced Instruction Set Computer). Artinya Technology kombinasi antara hardware (perangkat keras) dengan software(perangkat lunak pada microcontroller yang bertujuan untuk mempercepat proses eksekusi suatu instruksi yang di jalankan oleh CPU dalam microcontroller. Rata-rata eksekusi instruks hanya membutuhkan 1 clock oscilator saja. Jenis AVR ada 3 macam, yaitu TinyAVR, AVR (Classic AVR) dan megaAVR. Port-port pada AVR bisa di gunakan sesuai dengan kebutuhan. Misalnya port C bisa di gunakan untuk ADC (Analog to Digital Converter). bisa juga di gunakan untuk digital input output. Kapan digunakan sebagai ADC dan kapan bisa di gunakan sebagai digital input output. hal ini tergantung inisialisasi register pada AVR. Untuk posting kali ini hanya akan membahas atau sharing mengenai penggunaan port AVR sebagai digital input output.

You are here: Technology AVR Tutorials
Error - incorrect code!